Senin, 24 November 2014

Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris Sendiri Tanpa Les / Kursus

Ingin tahu bagaimana cara cepat belajar sendiri dan menguasai bahasa Inggris dengan baik tanpa harus ikut bergabung pada lembaga kursus/les bahasa Inggris yang bisa memakan biaya besar, butuh waktu, dan terkadang hasilnya juga tetap tak memuaskan? Ikutilah tips-tips di bawah ini dengan seksama.
  • Mantapkan dulu niat dan tekad anda untuk bisa mengusai bahasa Inggris. Jika sudah ada kemauan yang kuat, maka jalan selanjutnya akan lebih mudah.
  • Pelajari dulu cara mengucapkan alphabet dalam bahasa Inggris dari a sampai z,angka-angka, dan kata-kata dan kalimat-kalimat dasar bahasa Inggrisseperti : aku, kamu, mereka, dia, disana, siapa, mengapa, dimana, apa kabarmu, baik, ucapan selamat dsb. Ini bisa anda pelajari dari buku-buku belajar bahasa Inggris manapun, tak harus yang mahal-mahal (anak-anak sekarang seharusnya sudah mempelajarinya di sekolah). Lebih bagus lagi jika anda bisa mempelajarinya di internet memanfaatkan mesin pencari google. Tujuan mempelajari kata-kata dan kalimat sederhana ini adalah untuk menumbuhkan minat sekaligus meningkatkan semangat anda dalam belajar karena merasa bisa setelah belajar hal-hal yang mudah.
  • Bagian paling penting dari sebuah bahasa adalah kosakata (vocabulary). Anda bisa memasang target harus menghapal berapa banyak kosa kata baru bahasa Inggris dalam sehari. Anda bisa memanfaatkan buku kamus bahasa Inggris maupun internet. Hendaknya anda menghapal bagaimana cara menuliskan kata tersebut, sekaligus cara mengucapkannya yang benar. Untuk mengetahui cara pengucapan yang benar dari suatu kata anda bisa mendengarnya langsung dari internet, biasanya dari situs kamus bahasa Inggris, contohnya :thefreedictionary.com. Situs tersebut memang merupakan situs bahasa Inggris yang memberi penjelasan juga dalam bahasa Inggris. Tapi bagi anda yang pemula bisa memanfaatkannya untuk mendengarkan cara pengucapannya dengan mengklik gambar yang berbentuk terompet setelah anda memasukkan suatu kata kunci yang hendak dicari maknanya. Alternatif lainnya adalah situs kamus.net yang merupakan situs online kamus bahasa inggris - indonesia. Disana selain mendapatkan arti kata dalam bahasa Indonesia, anda juga bisa mendengar cara pengucapan kata. Akan tetapi kelemahannya situs tersebut kurang lengkap (walau terus mengalami perbaikan dari waktu ke waktu). Alternatif tambahan adalah : fitur translate atau terjemahan yang ada di situs google dimana selain berfungsi sebagai kamus (bisa per kata bisa juga per kalimat), juga bisa untuk mendengarkan cara pengucapan kata. Akan tetapi ketepatan google translate ini tak 100%, jadi cuma sebagai pembantu.
  • Pelajarilah tata bahasa Inggris (grammar), baik ketika anda sudah menguasai cukup banyak kata-kata bahasa Inggris ataupun dilakukan secara bersamaan dengan menghapal kosakata. Anda bisa memanfaatkan buku apa saja pada awalnya. Setelah anda memiliki cukup bekal kosakata, atau sudah bisa memanfaatkan kamus dan mencari arti kata bahasa inggris dengan cepat, maka janganlah segan-segan memiliki buku tata bahasa (English Grammar) yang tebal-tebal dan bagus. Pelajari dengan teratur, rajin, dan berkesinambungan. Jangan takut jika ada sebagian tata bahasa yang membuat anda bingung. Tak masalah, yang penting hal-hal dasar mampu anda kuasai seperti menyusun kalimat yang benar dalam konteks saat ini (present tense), masa lalu (past tense), masa akan datang, yang sudah terjadi, dsb. yang bisa anda pelajari bertahap. Internet juga bisa anda manfaatkan dalam belajar tata bahasa Inggris saat ini.
  • Banyak-banyak membaca artikel atau tulisan bahasa Inggris seperti dari internet, koran / majalah bahasa Inggris, buku-buku bahasa Inggris, dsb. Dengan bekal beberapa kosakata, dan tata bahasa dasar yang telah anda kuasai, anda diharapkan paling tidak sudah bisa mengerti tulisan bahasa Inggris. Walaupun cuma sepertiga atau sepersepuluh paragraf yang anda bisa tahu, tak masalah. Jangan takut ! Anda masih dalam tahap belajar. Dengan membaca tulisan berbahasa Inggris, anda malah akan bisa menambah kosakata anda yakni dengan menandai kata yang tak dimengerti lalu mencari tahu artinya. Anda juga akan dapat gambaran bagaimana tata bahasa Inggris atau cara menyusun kata-kata untuk menjadi sebuah kalimat yang baik dalam bahasa Inggris dengan membaca tulisan-tulisan tersebut.
  • Untuk melatih pendengaran anda mendengar bahasa Inggris, anda bisa memanfaatkan nyanyian bahasa Inggris, dengarkan dan bandingkan dengan lyriclagunya yang bisa diperoleh dari internet. Atau bisa juga dengan menonton film-film bahasa Inggris tanpa memperhatikan atau dengan menghilangkan teks bahasa Indonesianya.
  • Latihan berbicara bahasa Inggris, baik secara langsung maupun secara mental. Belajar bahasa tanpa praktek memang akan susah. Carilah teman yang bisa anda ajak berlatih bercakap-cakap dalam bahasa Inggris. Anda juga bisa berbicara pada diri anda sendiri atau berpikir dengan menggunakan kalimat bahasa Inggris. Lebih baik lagi jika anda sekali-kali berusaha bercengkrama atau berkenalan dengan orang asing yang berbahasa Inggris sehingga anda bisa mempraktekkan apa yang telah dipelajari secara langsung.
  • Jangan pernah menyerah karena memang belajar bahasa butuh waktu. Tak ada orang yang bisa langsung seketika mahir berbahasa Inggris. Butuh proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk bisa ke tahap berkomunikasi memakai bahasa Inggris dengan baik. Maka mulailah dari sekarang sehingga lebih cepat anda akan bisa menguasai bahasa Inggris nantinya.
  • Beranilah dan jangan malu ! Bahasa Inggris bukanlah bahasa asli anda. Orang lain (barat/bule) akan mengerti itu, akan paham, dan tak akan pernah mengejek anda jika salah berucap. Perlu anda ketahui banyak orang-orang yang tak bisa berbahasa Inggris dengan baik dan lancar tetap nekad pergi ke negara asing yang berbahasa Inggris, dan mereka nyaris sama sekali tak pernah diejek dengan kemampuan berbahasa yang pas-pasan. Malah pada akhirnya mereka dengan kesungguhan hati dan keberaniannya mampu berbahasa Inggris dengan fasih.

Minggu, 23 November 2014

CARA MENANGGULANGI RASA MARAH

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Salah satu senjata setan untuk membinasakan manusia adalah marah. Dengan cara ini, setan bisa dengan sangat mudah mengendalikan manusia. Karena marah, orang bisa dengan mudah mengucapkan kalimat kekafiran, menggugat takdir, ngomong jorok, mencaci habis, bahkan sampai kalimat carai yang membubarkan rumah tangganya.
Karena marah pula, manusia bisa merusak semua yang ada di sekitarnya. Dia bisa banting piring, lempar gelas, pukul kanan-pukul kiri, bahkan sampai tindak pembunuhan. Di saat itulah, misi setan untuk merusak menusia tercapai.
Tentu saja, permsalahannya tidak selesai sampai di sini. Masih ada yang namanya balas dendam dari pihak yang dimarahi. Anda bisa bayangkan, betapa banyak kerusakan yang ditimbulkan karena marah.
Menyadari hal ini, islam sangat menekankan kepada umat manusia untuk berhati-hati ketika emosi. Banyak motivasi yang diberikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam agar manusia tidak mudahterpancing emosi. Diantaranya, beliau menjanjikan sabdanya yang sangat ringkas,
لا تغضب ولك الجنة
“Jangan marah, bagimu surga.” (HR. Thabrani dan dinyatakan shahih dalam kitab shahih At-Targhib no. 2749)
Allahu akbar, jaminan yang luar biasa. Surga..dihiasi dengan berbagai kenikmatan, bagi mereka yang mampu menahan amarah. Semoga ini bisa memotivasi kita untuk tidak mudah terpancing emosi.
Bagaimana Cara Mengendalikan Diri Ketika Sedang Emosi?
Agar kita tidak terjerumus ke dalam dosa yang lebih besar, ada beberapa cara mengendalikan emosi yang diajarkan dalam Al-Quran dan Sunah. Semoga bisa menjadi obat mujarab bagi kita ketika sedang marah.
Pertama, segera memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan, dengan membaca ta’awudz:
أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ
A-‘UDZU BILLAHI MINAS SYAITHANIR RAJIIM
Karena sumber marah adalah setan, sehingga godaannya bisa diredam dengan memohon perlindungan kepada Allah.
Dari sahabat Sulaiman bin Surd radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
Suatu hari saya duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada dua orang yang saling memaki. Salah satunya telah merah wajahnya dan urat lehernya memuncak. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ
Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang marah, kemudian membaca: A-‘udzu billah (saya berlindung kepada Allah) maka marahnya akan reda.”(Hadis shahih – silsilah As-Shahihah, no. 1376)
Kedua, DIAM dan jaga lisan
Bawaan orang marah adalah berbicara tanpa aturan. Sehingga bisa jadi dia bicara sesuatu yang mengundang murka Allah. Karena itulah, diam merupakan cara mujarab untuk menghindari timbulnya dosa yang lebih besar.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ
“Jika kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).
Ucapan kekafiran, celaan berlebihan, mengumpat takdir, dst., bisa saja dicatat oleh Allah sebagai tabungan dosa bagi ini. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,
إِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ، مَا يَتَبَيَّنُ فِيهَا، يَزِلُّ بِهَا فِي النَّارِ أَبْعَدَ مِمَّا بَيْنَ المَشْرِقِ
Sesungguhnya ada hamba yang mengucapkan satu kalimat, yang dia tidak terlalu memikirkan dampaknya, namun menggelincirkannya ke neraka yang dalamnya sejauh timur dan barat. (HR. Bukhari dan Muslim)
Di saat kesadaran kita berkurang, di saat nurani kita tertutup nafsu, jaga lisan baik-baik, jangan sampai lidah tak bertulang ini, menjerumuskan anda ke dasar neraka.
Ketiga, mengambil posisi lebih rendah
Kecenderungan orang marah adalah ingin selalu lebih tinggi.. dan lebih tinggi. Semakin dituruti, dia semakin ingin lebih tinggi. Dengan posisi lebih tinggi, dia bisa melampiaskan amarahnya sepuasnya.
Karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan saran sebaliknya. Agar marah ini diredam dengan mengambil posisi yang lebih rendah dan lebih rendah. Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan,
إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ، فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ
Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur. (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).
Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, sahabat yang meriwayatkan hadis ini, melindungi dirinya ketika marah dengan mengubah posisi lebih rendah. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya, dari Abul Aswad Ad-Duali, beliau menceritakan kejadian yang dialami Abu Dzar,
“Suatu hari Abu Dzar mengisi ember beliau. Tiba-tiba datang beberapa orang yang ingin mengerjai Abu Dzar. ‘Siapa diantara kalian yang berani mendatangi Abu Dzar dan mengambil beberapa helai rambutnya?’ tanya salah seorang diantara mereka. “Saya.” Jawab kawannya.
Majulah orang ini, mendekati Abu Dzar yang ketika itu berada di dekat embernya, dan menjitak kepala Abu Dzar untuk mendapatkan rambutnya. Ketika itu Abu Dzar sedang berdiri. Beliaupun langsung duduk kemudian tidur.
Melihat itu, orang banyak keheranan. ‘Wahai Abu Dzar, mengapa kamu duduk, kemudian tidur?’ tanya mereka keheranan.
Abu Dzar kemudian menyampaikan hadis di atas. Subhanallah.., demikianlah semangat sahabat dalam mempraktekkan ajaran nabi mereka.
Mengapa duduk dan tidur?
Al-Khithabi menjelaskan,
القائم متهيئ للحركة والبطش، والقاعد دونه في هذا المعنى، والمضطجع ممنوع منهما، فيشبه أن يكون النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إنما أمره بالقعود لئلا تبدر منه في حال قيامه وقعوده بادرة يندم عليها فيما بعدُ
Orang yang berdiri, mudah untuk bergerak dan memukul, orang yang duduk, lebih sulit untuk bergerak dan memukul, sementara orang yang tidur, tidak mungkin akan memukul. Seperti ini apa yang disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Perintah beliau untuk duduk, agar orang yang sedang dalam posisi berdiri atau duduk tidak segera melakukan tindakan pelampiasan marahnya, yang bisa jadi menyebabkan dia menyesali perbuatannya setelah itu. (Ma’alim As-Sunan, 4/108)
Keempat, Ingatlah hadis ini ketika marah
Dari Muadz bin Anas Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
مَنْ كَظَمَ غَيْظاً وَهُوَ قادرٌ على أنْ يُنفذهُ دعاهُ اللَّهُ سبحانهُ وتعالى على رءوس الخَلائِقِ يَوْمَ القيامةِ حتَّى يُخيرهُ مِنَ الحورِ العين ما شاءَ
“Siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, sampai Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang dia kehendaki. (HR. Abu Daud, Turmudzi, dan dihasankan Al-Albani)
Subhanallah.., siapa yang tidak bangga ketika dia dipanggil oleh Allah di hadapan semua makhluk pada hari kiamat, untuk menerima balasan yang besar? Semua manusia dan jin menyaksikan orang ini, maju di hadapan mereka untuk menerima pahala yang besar dari Allah ta’ala. Tahukah anda, pahala ini Allah berikan kepada orang yang hanya sebatas menahan emosi dan tidak melampiaskan marahnya. Bisa kita bayangkan, betapa besar pahalanya, ketika yang dia lakukan tidak hanya menahan emosi, tapi juga memaafkan kesalahan orang tersebut dan bahwa membalasnya dengan kebaikan.
Mula Ali Qori mengatakan,
وَهَذَا الثَّنَاءُ الْجَمِيلُ وَالْجَزَاءُ الْجَزِيلُ إِذَا تَرَتَّبَ عَلَى مُجَرَّدِ كَظْمِ الْغَيْظِ فَكَيْفَ إِذَا انْضَمَّ الْعَفْوُ إِلَيْهِ أَوْ زَادَ بِالْإِحْسَانِ عَلَيْهِ
Pujian yang indah dan balasan yang besar ini diberikan karena sebatas menahan emosi. Bagaimana lagi jika ditambahkan dengan sikap memaafkan atau bahkan membalasnya dengan kebaikan. (Tuhfatul Ahwadzi Syarh Sunan Turmudzi, 6/140).
Satu lagi, yang bisa anda ingat ketika marah, agar bisa meredakan emosi anda:
Hadis dari Ibnu Umar,
من كف غضبه ستر الله عورته ومن كظم غيظه ولو شاء أن يمضيه أمضاه ملأ الله قلبه يوم القيامة رضا
Siapa yang menahan emosinya maka Allah akan tutupi kekurangannya. Siapa yang menahan marah, padahal jika dia mau, dia mampu melampiaskannya, maka Allah akan penuhi hatinya dengan keridhaan pada hari kiamat. (Diriwayatkan Ibnu Abi Dunya dalam Qadha Al-Hawaij, dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
Ya, tapi yang sulit bukan hanya itu. Ada satu keadaan yang jauh lebih sulit untuk disuasanakan sebelum itu, yaitu mengkondisikan diri kita ketika marah untuk mengingat balasan besar dalam hadis di atas. Umumnya orang yang emosi lupa segalanya. Sehingga kecil peluang untuk bisa mengingat balasan yang Allah berikan bagi orang yang bisa menahan emosi.
Siapakah kita dibandingkan Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu. Sekalipun demikian, beliau terkadang lupa dengan ayat dan anjuran syariat, ketika sudah terbawa emosi.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan bahwa ada seseorang yang minta izin kepada Khalifah Umar untuk bicara. Umarpun mengizinkannya. Ternyata orang ini membabi buta dan mengkritik habis sang Khalifah.
‘Wahai Ibnul Khattab, demi Allah, kamu tidak memberikan pemberian yang banyak kepada kami, dan tidak bersikap adil kepada kami.”
Mendengar ini, Umarpun marah, dan hendak memukul orang ini. Sampai akhirnya Al-Hur bin Qais (salah satu teman Umar) mengingatkan,
‘Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Allah berfirman kepada nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya): ‘Berikanlah maaf, perintahkan yang baik, dan jangan hiraukan orang bodoh.’ dan orang ini termasuk orang bodoh.’
Demi Allah, Umar tidak jadi melampiaskan emosinya ketika mendengar ayat ini dibacakan. Dan dia adalah manusia yang paling tunduk terhadap kitab Allah. (HR. Bukhari 4642).
Yang penting, anda jangan berputus asa, karena semua bisa dilatih. Belajarlah untuk mengingat peringatan Allah, dan ikuti serta laksanakan. Bisa juga anda minta bantuan orang di sekitar anda, suami, istri, anak anda, pegawai, dan orang di sekitar anda, agar mereka segera mengingatkan anda dengan janji-janji di atas, ketika anda sedang marah.
Pada kasus sebaliknya, ada orang yang marah di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliaupun meminta salah satu sahabat untuk mengingatkannya, agar membaca ta’awudz, A-‘udzu billahi minas syaithanir rajim..
وَقَالَ: له أحد الصحابة «تَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ» فَقَالَ: أَتُرَى بِي بَأْسٌ، أَمَجْنُونٌ أَنَا، اذْهَب
“Salah satu temannya mengingatkan orang yang sedang marah ini: ‘Mintalah perlindungan kepada Allah dari godaan setan!’ Dia malah berkomentar: ‘Apakah kalian sangka saya sedang sakit? Apa saya sudah gila? Pergi sana!’ (HR. Bukhari 6048).
Kelima, Segera berwudhu atau mandi
Marah dari setan dan setan terbuat dari api. Padamkan dengan air yang dingin.
Terdapat hadis dari Urwah As-Sa’di radhiyallahu ‘anhu, yang mengatakan,
إِنَّ الْغَضَبَ مِنْ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنْ النَّارِ وَإِنَّمَا تُطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ
Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu. (HR. Ahmad 17985 dan Abu Daud 4784)
Dalam riwayat lain, dari Abu Muslim Al-Khoulani, beliau menceritakan,
Bahwa Amirul Mukminin Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu pernah berkhutbah di hadapan masyarakat. Dan ketika itu, gaji pegawai belum diserahkan selama dua atau tiga bulan. Abu Muslim-pun berkata kepada beliau,
‘Hai Muawiyah, sesungguhnya harta itu bukan milikmu, bukan milik bapakmu, bukan pula milik ibumu.’
Mendengar ini, Muawiyah meminta hadirin untuk diam di tempat. Beliau turun dari mimbar, pulang dan mandi, kemudian kembali dan melanjutkan khutbahnya,
‘Wahai manusia, sesungguhnya Abu Muslim menyebutkan bahwa harta ini bukanlah milikku, bukan milik bapakku, bukan pula milik ibuku. Dan Abu Muslim benar. kemudian beliau menyebutkan hadis,
الغضب من الشيطان ، والشيطان من النار ، والماء يطفئ النار ، فإذا غضب أحدكم فليغتسل
Marah itu dari setan, setan dari api, dan air bisa memadamkan api. Apabila kalian marah, mandilah.
Lalu Muawiyah memerintahkan untuk menyerahkan gaji mereka.
(HR. Abu Nuaim dalam Hilyah 2/130, dan Ibnu Asakir 16/365).
Dua hadis ini dinilai lemah oleh para ulama. Hadis pertama dinilai lemah oleh An-Nawawi sebagaimana keterangan beliau dalam Al-Khulashah (1/122). Syuaib Al-Arnauth dalam ta’liq Musnad Ahmad menyebutkan sanadnya lemah. Demikian pula Al-Albani menilai sanadnya lemah dalam Silsilah Ad-Dhaifah no. 581.
Hadis kedua juga statusnya tidak jauh beda. Ulama pakar hadis menilainya lemah. Karena ada perowi yang bernama Abdul Majid bin Abdul Aziz, yang disebut Ibnu Hibban sebagai perawi Matruk (ditinggalkan).
Ada juga ulama yang belum memastikan kelemahan hadis ini. Diantaranya adalah Ibnul Mundzir. Beliau mengatakan,
إن ثبت هذا الحديث فإنما الأمر به ندبا ليسكن الغضب ، ولا أعلم أحدا من أهل العلم يوجب الوضوء منه
Jika hadis ini shahih, perintah yang ada di dalamnya adalah perintah anjuran untuk meredam marah dan saya tidak mengetahui ada ulamayang mewajibkan wudhu ketika marah. (Al-Ausath, 1/189).
Karena itulah, beberapa pakar tetap menganjurkan untuk berwudhu, tanpa diniatkan sebagai sunah. Terapi ini dilakukan hanya dalam rangka meredam panasnya emosi dan marah. Dr. Muhammad Najati mengatakan,
يشير هذا الحديث إلى حقيقة طبية معروفة ، فالماء البارد يهدئ من فورة الدم الناشئة عن الانفعال ، كما يساعد على تخفيف حالة التوتر العضلي والعصبي ، ولذلك كان الاستحمام يستخدم في الماضي في العلاج النفسي
Hadis ini mengisyaratkan rahasia dalam ilmu kedokteran. Air yang dingin, bisa menurunkan darah bergejolak yang muncul ketika emosi. Sebagaimana ini bisa digunakan untuk menurunkan tensi darah tinggi. Karena itulah, di masa silam, terapi mandi digunakan untuk terapi psikologi.
(Hadis Nabawi wa Ilmu An-Nafs, hlm. 122. dinukil dari Fatwa islam, no. 133861)
اَللَّهُمَّ نَسْأَلُكَ كَلِمَةَ الحَقِّ فِي الرِضَا وَالغَضَبِ
Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kalimat haq ketika ridha (sedang) dan marah
[Doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam shalatnya – shahih Jami’ As-Shaghir no. 3039]
Ditulis oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)

Rabu, 19 November 2014

MEMAAFKAN ORANG LAIN

Memaafkan orang lain tak semudah kelihatannya. Kadang.. tangan telah berjabat, bibir telah mengatakan “Aku sudah memaafkanmu,” tetapi bagaimana dengan hati kecil Anda, apakah Anda telah memaafkan orang lain dengan tulus? Apakah Anda sudah merelakannya dan tidak akan mengungkit hal itu di kemudian hari? Sekalipun sulit, memaafkan adalah hal yang mulia, memaafkan adalah kemampuan yang bisa dilakukan setiap orang, termasuk Anda.
” Pribadi pemaaf lebih bahagia, lebih sehat dan panjang umur, inilah keajaiban memaafkan. Masih sulit memaafkan orang lain dengan tulus? Baca artikel ini!”
Pada artikel yang telah kami susun, memaafkan tidak hanya sekedar anjuran yang diminta hampir semua agama, karena sudah banyak penelitian ilmiah yang membuktikan keajaiban maaf. Memaafkan orang lain dengan tulus membuat Anda lebih sehat dan bahagia, buktikan saja! Jika saat ini Anda masih sulit memaafkan orang lain, tarik napas sebentar, buang, lalu baca artikel ini hingga selesai.
Lakukan Untuk Diri Anda
Sesungguhnya, memaafkan orang lain tak hanya melegakan orang lain yang telah berbuat salah pada Anda, tetapi lebih kepada diri Anda sendiri. Anda yang akan merasa lega. Anda yang akan merasakan dampak baiknya untuk kesehatan. Anda yang pada akhirnya akan tenang dan bahagia. Karena dendam dan rasa kesal yang ada di hati telah hilang.
Berpikir Positif dan Sabar
Tidak perlu menduga-duga bahwa memaafkan orang lain akan membuat Anda terlihat lemah. Lupakan anggapan bahwa memaafkan kesalahan orang lain hanya menjatuhkan harga diri Anda. Itu semua tidak benar. Berani memaafkan orang lain, berarti Anda menghargai diri Anda sendiri. Tarik lengkung senyum Anda, dan lakukan!
Posisikan Diri Anda di Posisinya
Seringkali kita menghakimi orang lain karena kita tidak pernah merasakan posisinya. Coba pejamkan mata Anda, dan buat diri Anda ada di dalam posisinya. Biasanya, akan muncul pengertian mengapa orang tersebut sampai hati membuat Anda kesal. Kalaupun tidak berhasil, jangan menghakiminya. Ingat, setiap manusia pada dasarnya tak luput dari kesalahan, Andapun bisa melakukan kesalahan yang sama.
Ungkapkan Isi Hati Anda
Jika Anda memaafkannya dan berharap dia tidak akan melakukan hal yang sama di lain waktu. Katakan saja apa yang mengganjal hati Anda selama ini mengenai kelakuannya, atau tutur katanya, atau hal apapun yang sekiranya ingin Anda sampaikan. Tidak masalah, hal ini akan membantu dia mengerti bahwa tindakannya tidak menyenangkan Anda. Lakukan hal ini dengan tutur kata lembut dan empat mata.
Lupakan Siapa Yang Salah, Siapa Yang Benar
Ego sering mengalahkan hati. Akan ada perdebatan mana yang benar, mana yang salah saat Anda harus memaafkan orang lain. Setiap orang seringkali merasa benar, dan dia yang salah. Coba lupakan hal ini, tak ada manusia yang sempurna. Semua orang bisa salah, semua orang bisa bertindak keliru. Coba bayangkan, Anda pasti lega jika orang lain memaafkan Anda, jadi lakukanlah hal yang sama pada orang lain.

TIPS MENGELOLA KEUANGAN

Pada dasarnya manusia mempunyai kebutuhan yang seolah tidak ada habisnya. Jika kebutuhan primer/dasar (pangan, sandang, papan) telah terpenuhi maka ia akan punya kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan sekundernya seperti pendidikan dan kesehatan. Jika kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi maka meningkat pada kebutuhan tersier/kemewahan. Misalnya seseorang mempunyai penghasilan 1 juta perbulan, ia dapat tercukupi kebutuhannya dengan mengesampingkan beberapa kebutuhan yang tidak terlalu penting misalnya rekreasi.
Ketika penghasilannya meningkat menjadi 2 juta, maka 1 juta perbulan menjadi tidak cukup lagi karena kebutuhan yang semula terasa mewah (seperti rekreasi) meningkat statusnya menjadi kebutuhan yang perlu dipenuhi. Demikian pula jika penghasilannya meningkat menjadi 3 juta maka yang 2 juta menjadi tidak cukup karena kebutuhan rekreasi yang semula bisa dipenuhi dengan biaya murah meriah misalnya jalan-jalan ke taman kota meningkat biayanya karena harus rekreasi ke tempat dengan biaya besar. Demikian seterusnya, berubahnya penghasilan bias merubah gaya hidup manusia pada umumnya.
Dengan demikian, maka terpenuhi atau tidak kebutuhan seseorang tidak tergantung pada seberapa tinggi penghasilannya, tapi tergantung pada seberapa cakap ia mengelola penghasilannya. Banyaknya penghasilan seseorang tidak menjamin cukupnya kebutuhan. Ada orang yang merasa cukup dengan penghasilan yang sedikit, namun ada juga yang sudah berpenghasilan 10 juta perbulan ternyata masih keteteran karena gaya hidupnya yang hedonis. Tinggi ataupun rendah penghasilan seseorang perlu pengaturan/pengelolaan yang baik agar tidak lebih besar pasak daripada tiang. Tanpa pengelolaan yang baik beerapapun penghasilan kita tidak akan pernah mencukupi. Karena semakin meningkat penghasilan seseorang maka makin besar pula tingkat pemenuhan kebutuhannya.
TIPS MENGELOLA KEUANGAN
Buat Perencanaan
Merencanakan pendapatan dan pengeluaran merupakan titik awal mengelola keuangan. Dengan perencanaan yang baik, kita dapat mengatur kebutuhan dan menentukan skala prioritas kebutuhan mana yang harus didahulukan untuk dipenuhi. Meskipun pada prakteknya seringkali tidak sesuai dengan perencanaan namun setidaknya dengan perencanaan kita akan lebih mudah mencapai tujuan


• Tulis pos-pos rencana Pendapatan dan Pengeluaran dalam satu bulan
• Atur pengeluaran jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang
• Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan merupakan sesuatu yang harus dipenuhi dan diprioritaskan meski kadang tidak kita inginkan. Kebutuhan kita akan sesuatu ada batasnya. Sedangkan keinginan adalah sesuatu yang kita ‘ingin’ meskipun kadang tidak kita butuhkan. Keinginan bersifat tidak terbatas.
• Buat skala prioritas, mana kebutuhan yang sangat penting, penting, kurang penting dan tidak penting.
Catat Pengeluaran harian
Mencatat pengeluaran secara detil dapat membantu kita untuk mengetahui mana pengeluaran yang memang perlu dan merupakan kebutuhan dan pengeluaran mana yang mana yang kurang perlu dan bisa dikesampingkan di hari kemudian. Untuk mempermudah mencacat mananegemen kebutuhan sehari-hari, sekarang sudah tersedia aplikasi yang mampu menghitungkan pengeluaran dan pemasukan. 

Nabung
Dalam hal ini menabung dapat digolongkan dalam 2 bagian yaitu menabung di dunia untuk berjaga-jaga atas kebutuhan yang mendesak dan menabung untuk akherat berupa harta yang kita nafkahkan di jalan Allah sebagai investasi kita untuk masa depan yang abadi. investasi akherat tidak akan pernah merugi bahkan akan berlipat ganda tak hanya di akhirat nanti tapi juga akan menambah rizki kita di dunia. Kedua tabungan ini harus kita usahakan pemenuhannya supaya ketenangan hidup kita bertambah.
Tips nabung
• Tentukan tujuan menabung - misal untuk ONH, beli motor, biaya sekolah, dsb
• Lakukan di awal bulan, jangan menunggu sisa krn biasanya manusia sulit menahan diri utk tdk menghabiskan uang (misal susah utk nabung 100 rb tapi bisa bayar utang 200 rb)
• Gunakan segala macam cara : Lembaga Keuangan, celengan ayam, toples, asuransi, obligasi dll. Untuk lembaga keuangan usahakan menggunakan jasa bank syariah atau lembaga Syariah lain misalnya BMT agar terhindar dari riba.
• Jangan meremehkan uang receh. Kata pepatah ”Berdikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.” Bahkan dengan menabung secara rutin dan istiqomah seorang tukang becak bisa menunaikan ibadah haji.
Menabung
Berakit-rakit ke hulu berenang-renang kemudian,
bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian
Hindari utang
Selain itu kita juga harus berusaha menghindari utang
Tips utang
• Pikir masak-masak sebelum utang
• Sebaiknya utang hanya dilakukan jika benar-benar butuh misalnya untuk memenuhi kebutuhan primer atau untuk digunakan untuk modal usaha usaha. Jangan berhutang karena ‘keinginan’ untuk bermewah-mewahan dan membeli sesuatu yang tidak kita butuhkan atau bisa ditunda pemenuhannya
UtangBerenang-renang ke hulu terhanyut ke tepian,
bersenang-senang dahulu kepala nyut-nyut kemudian.


Kekayaan Yang Hakiki

Khubeib bin Adi RA berkata, “Kami sedang berada di suatu majelis, tiba-tiba Rasulullah SAW datang dan di kepalanya terdapat bekas air.” Sebagian dari kami berkata, “Kami melihat engkau berjiwa tenang.” Beliau mejawab, “Ya, Alhamdulillah.” Kemudian orang-orang berdiskusi panjang lebar tentang hakikat kekayaan. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Tidak mengapa kekayaan itu bagi orang bertakwa dan kesehatan bagi orang bertakwa lebih baik dari kekayaan, sedangkan kenyamanan dan kekayaan jiwa termasuk dalam kenikmatan.” (HR Ibnu Majah).

Kekayaan hakiki tidak terletak pada banyaknya harta, deposito, saham, dan properti. Tidak sedikit pemilik harta yang gelisah dan sengsara. Dia berusaha siang malam menumpuk harta, namun kikir bersedekah karena takut miskin. Dia tidak ridha dengan rezeki yang dibagi oleh Allah sehingga miskin hati. Kemiskinan hati inilah yang mendorong manusia mati-matian menumpuk harta dan enggan berjuang di jalan Allah.

Rasulullah SAW pernah bertanya kepada Abu Dzar ra, “Wahai Abu Dzar, apakah banyaknya harta adalah kekayaan?” Aku menjawab, “Ya, benar, wahai Rasulullah.” Beliau bertanya lagi, “Apakah kamu menganggap sedikitnya harta adalah kemiskinan?” Aku menjawab, “Benar, ya Rasulullah.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya kekayaan itu adalah kekayaan hati dan kemiskinan adalah kemiskinan hati.” (HR An-Nasai, Ibnu Hibban, Thabrani). 

Makna hakiki kekayaan dalam pandangan Rasulullah SAW adalah kekayaan jiwa. (HR Bukhari, Muslim, Ahmad dll).

Kemiskinan hati adalah penyakit berbahaya. Orang miskin hati bisa mengumpulkan harta tanpa memedulikan halal atau haram. Tidak jarang mereka berani menipu dalam bisnis, mengurangi timbangan, mencuri, dan korupsi. Para sahabat adalah teladan orang-orang yang kaya jiwa. Mereka meletakkan harta di tangan bukan di hati. Mereka tidak ragu memberikan hartanya untuk jihad fi sabilillah. Pada saat pengiriman jaysul ‘usrah Umar bin Khattab ra memberikan separuh hartanya, Abu Bakar menginfakkan semua hartanya, demikian juga sahabat-sahabat yang lain.

Pemilik dunia adalah orang yang memiliki tiga kriteria; hidup tenteram dan aman di tengah masyarakatnya, sehat jasmaninya, dan memiliki makanan cukup untuk sehari itu. (HR Tirmidzi).

Imam Syafi’i menegaskan, “Bila anda memiliki hati yang serba puas maka anda sejajar dengan pemilik semua isi dunia.” Agar memiliki kekayaan hakiki kita harus; Pertama, tidak melihat pada harta orang lain. (QS. Thaha: 131). Kedua, puas dengan pembagian rezeki dari Allah. “Puaslah dengan apa yang diberikan Allah kepadamu pasti kamu menjadi orang yang paling kaya.” (HR Ahmad, Tirmidzi, dan Al-Baihaqi).

Bila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang maka dijadikanlah kekayaan jiwanya dan ketakwaannya berada di hatinya dan bila Allah menghendaki keburukan pada seseorang maka dijadikanlah kemiskinan itu berada di pelupuk matanya. (HR Ibnu Asakir dan Baihaqi).

Ketiga, melihat kepada orang yang lebih rendah dalam hal harta "karena hal demikian lebih layak dan tidak meremehkan nikmat Allah atas kamu.” (HR al-Hakim dan al-Baihaqi). Orang kaya hati akan bahagia di dunia dan akhirat.



Oleh: Prof Dr KH Achmad Satori Ismail

Menulis Artikel di Blog

Untuk menuju halaman menulis atau membuat artikel di blog anda harus:
 1. Login ke blogger
2. Klik icon yang berlambangkan pena untuk membuat entri baru seperti dibawah ini membuat artikel di blog 
3. Selanjutnya Anda akan dibawa kehalaman menulis artikel seperti gambar dibawah ini menulis artikel di blog A.


Keterangan Gambar:
 Kotak untuk mengisi judul postingan Undo dan redo, yaitu untuk mengembalikan keasal semula jika terjadi kesalahan dalam mengedit Tombol untuk menghapus beberapa kata sekaligus Tombol untuk memeriksa keakuratan beberapa kata Tombol untuk merubah jenis font atau huruf Tombol untuk merubah ukuran besar/kecil huruf Tombol yang berfungsi untuk merefleksikan huruf Tombol untuk merubah huruf misalanya :
B = tebal huruf I= huruf miring U= huruf bergaris bawah dan ABC untuk mencoret huruf Tombol yang berfungsi untuk memberi warna huruf dan memblock huruf (terlebih dahulu Anda harus memblock huruf yang akan diberi warna)
 Tombol untuk menambahkan link, gambar dan video kedalam artikel yang akan dipostingan (terlebih dahulu anda harus menyiapkan linknya) Untuk membuat artikel dalam kode HTML
Untuk membuat artikel dalam mode Compose (biasa) Untuk menyesuaikan rata tulisan dan memberikan sub angka serta sub bullet Untuk membuat atau menambahkan label blog. Untuk menerbitkan artikel yang sudah siap di ketik Untuk melihat artikel sebelum diterbitkan. B. Langkah-langkah memposting artikel:
 Jika Anda sudah paham dengan fungsi icon yang Ada pada halaman menulis artikel di blog, utnuk menulis artikel kini tidak lagi sulit. Sebaiknya klik terlebih dahulu “Edit HTML”,jika langsung di mode “Compose”, sering terjadi hang pada komputer (pengalaman saya pribadi).
Copy artikel yang telah anda buat sebelumnya, kemudian paste di area posting. Edit sesuai dengan kemauan anda.
Klik tombol “compose“ untuk melakukan editing (jika anda masih bingung dengan kode HTML). Klik tombol tool yang berlambang “ panorama” berwarna biru, jika anda ingin memasukan gambar ataupun photo untuk menghiasi posting-an anda.
Klik tombol “Preview“ untuk melihat hasil posting-an anda yang nantinya akan tampil di dalam blog, barangkali masih ada yang perlu di edit. Klik tombol “publish“.
Selesai. Tulisan hasil karya anda akan bisa dilihat dan di baca oleh seluruh dunia.

Cara Mudah Mengatasi Stress Berat

1. Olahraga Cukup dengan berlajan - jalan atau jogging kurang lebih 15-25 menit 4 hari seminggu dapat membantu tubuh anda menghilangkan adrenalin dan menghasilkan endorfin atau disebut obat penenang alami yang diproduksi tubuh.

 2. Yoga Banyak orang berkata bahwa cara ini dapat mengatasi stress. Latihan yoga berfokus pada teknik pernapasan, gerakang tubuh, dan pikiran. Bisa juga dengan Sholat, karena sholat lebih ampuh untuk menenangkan diri.

 3. Pijat Setelah bekerja keras siang malam, tidak ada salahnya anda untuk mencoba opsi yang satu ini. Selain untuk mereganggkan otot yang kaku, pijat juga membuat kita rilek, bahkan sampai membuat kita tertidur.

 4. Tertawa Sewalah film komedi atau sempatkan menonton acara komedi di TV seperti OVJ, Facebooker, YKS, dll.

 5. Mendengarkan Musik Cari lagu favorit anda dan dengarkan sambil tiduran. Musik sangat bagus untuk merileksasi otak kita. Jika anda bisa bermain alat musik seperti gitar lebih baik lagi untuk mengatasi stress.

 6. Bermain Game Inilah yang saya lakukan jika saya sedang banyak pikiran. Lupakan semua masalah anda dan pokus pada game yang anda mainkan. Jangan pilih game yang memerlukan pikiran yang extra.

 7. Berkumpul Dengan teman dengan Anda berkumpul dengan teman-teman Anda, dimungkinkan anda akan lupa dengan masalah yang anda miliki. setidaknya ketika ada mulai agak tenang anda bisa lebih mudah mencari solusi dari masalah penyebab stres anda.

 8. Positif Thinking Semua orang pasti pernah mendapatkan ujian, tapi dibalik semua itu pasti ada jalan keluarnya dan kita dapat mengambil pelajaran darinya.

 Jika anda memiliki malasalah cepat selasaikan, mintalah beberapa saran dari orang terdekat. Jangan sampai masalah sepele itu menjadi beban pikiran yang membuat anda stress dan mengurangi semangat anda. Life Must Go on....

Sabtu, 15 November 2014

Semangat Belajar dari Gubuk Reyot di Banten

KOMPAS.com - Gubuk reyot yang dijadikan ruang kelas sekolah dasar di pelosok-pelosok Banten tak lantas membuat pelajarnya patah arang. Tempias hujan terciprat di muka, kelabang yang jatuh dari atap, dan perihnya mata karena embusan debu bukan aral melintang untuk berprestasi. Dinding kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukatani 1 Filial dari anyaman bambu sudah bolong-bolong. Sekolah di Kampung Caringin, Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, itu beratapkan daun kirai. Sementara, lantai kelas beralaskan pasir. ”Hewan-hewan seperti ayam, kucing, dan bebek kerap masuk ke dalam kelas, bahkan buang kotoran,” ujar Guru SDN Sukatani 1 Filial, Unesih (49), pertengahan Oktober 2014. Jika hujan deras, kelas bocor dan sebagian murid terkena cipratan air. Pasir yang beterbangan ketika angin bertiup, memedihkan mata. 

 Di dekat jendela, tulisan pada secarik kertas pengumuman terlihat luntur. Sekolah itu didirikan pada 2013 sehingga baru ada murid kelas satu dan dua. Namun, pagi itu, tak ada bangku kosong. Semua murid di SDN Sukatani 1 Filial masuk dan belajar dengan tertib. Setiap kelas ditempati 35 murid. Kevin Taufiqullah (7), siswa kelas dua SDN Sukatani 1 Filial, menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan tangkas. Murid yang selalu meraih peringkat pertama itu bersama kawan-kawannya terlihat semangat mengikuti pelajaran. Kalaupun terdengar keriuhan, itu karena mereka antusias mencatat di buku tulis. Saat ditanya, apakah Kevin malu bersekolah di gubuk usang, dia dengan tegas menjawab, ”Tidak. Saya masih mau sekolah karena ingin pintar,” ujarnya. 

Tak pernah tebersit dalam benak Kevin untuk menjadikan gubuk usang sebagai alasan untuk tidak bersekolah. Kevin termasuk anak paling cerdas di SDN Sukatani 1 Filial dengan prestasi segudang. Dia kerap menyabet juara pertama berbagai lomba, seperti mewarnai, mengaji, dan azan. ”Cita-citaku jadi kiai,” tutur Kevin yang kerap menyaksikan para pemuka agama di layar kaca sambil tersenyum. Kondisi lebih mengenaskan tampak di SDN Cijaralang 2, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Sejak 2009, pelajar kelas satu, tiga, lima, dan enam belajar di gubuk. Pelajar kelas dua dan empat malah belajar dengan menumpang di rumah warga. Kelas hanya berlantaikan tanah yang tak rata dan beratap daun kirai. Hanya satu dari empat gubuk yang memiliki pintu. Guru SDN Cijaralang 2, Haitami (43), menuturkan, sudah dua kali gubuk-gubuk itu roboh karena diempas angin kencang pada 2012 dan 2011. Murid-murid sering takut sekolah akan roboh. Banyak warga setempat enggan menyekolahkan anaknya di SDN Cijaralang 2. Bahkan, guru-guru harus selalu berdiri. ”Kami tak punya kursi dan meja. Kalau para guru bertemu, kami kumpul di rumah seorang warga. Kami bekerja dengan bersila,” kata Haitami. Tetap bersemangat Meski demikian, keprihatinan itu tak mengendurkan semangat para murid. Endah Puji Lestari (12), siswi kelas enam SDN Cijaralang 2, menuntaskan soal-soal matematika dengan cepat. Suara Endah lantang saat guru mengujinya dengan perkalian ribuan. 

 Demikian pula saat ditanya seputar Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang termasuk Pendidikan Kewarganegaraan, dia dapat menjawabnya dengan tepat tanpa ragu-ragu. Endah rutin mengukir prestasi dengan selalu menjadi juara kelas. Endah sering meraih juara berbagai lomba. Awal 2014 misalnya, Endah menjadi juara dua, pertandingan bulu tangkis tingkat gugus Kecamatan Cimanggu. Bersama teman-temannya, dia meraih juara tiga, lomba voli Pekan Olahraga Sekolah Dasar Pandeglang, awal 2013. Tak sekalipun Endah merasa rendah diri karena bersekolah di gubuk meski dinding bambunya sudah bolong-bolong. Murid-murid belajar dengan berdesakan di meja dan kursi usang. Setiap meja dipakai tiga murid. Jika hujan deras, murid terciprat air dan lantai tanah menjadi becek. Kelabang yang merayapi dinding bambu dan atap kirai, sesekali terjatuh di lantai, bahkan di atas meja murid. Ular, semut, dan kalajengking kadang-kadang muncul. ”Walau sekolah di gubuk harus semangat. Yang bikin semangat karena aku mau mengejar citaku-citaku menjadi polwan,” tutur Endah. 

 Para guru dan murid SDN Cijaralang 2 sangat ingin sekolahnya diperbaiki. Mereka ingin ruang-ruang kelas seperti di sekolah lain pada umumnya. ”Ada ubin, tembok dari semen, dan genteng. Sekarang, kelas belum layak dipakai belajar,” ucap Endah. Ketua Komite SDN Cijaralang 2 Muhammad Sa’i menuturkan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang saat ini sedang membangun tiga kelas permanen dari semen dan batu bata untuk para murid SDN Cijaralang 2. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Banten Engkos Kosasih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sangat peduli untuk membenahi kelas-kelas yang rusak atau tidak layak dijadikan tempat belajar. Pemprov Banten akan menyalurkan bantuan untuk sekolah-sekolah yang membutuhkannya. ”Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Banten tahun 2015 sedang disusun. Pemprov Banten akan mengganggarkan dana untuk membantu sekolah,” tuturnya. Engkos menyampaikan, jumlah sekolah rusak dimiliki pemerintah kabupaten/kota. Rasio siswa dan kelas yang memadai saat ini sedang diinventarisasi. 

(Dwi Bayu Radius) sumber http://regional.kompas.com/read/2014/11/16/09452731/Semangat.Belajar.dari.Gubuk.Reyot.di.Banten?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp

Menghitung perkalian dari angka 5 sampai 10 dengan ke-2 jari tangan

Menghapal perkalian dari angka 1 sampai dengan 10 bukan merupakan suatu hal yang mudah yang dapat dilakukan oleh setiap individu, akan tetapi hal ini dapat dilakukan dengan trik menggunakan ke-2 jari tangan kita. Kita contohkan perkalian 7x8, caranya : 1.) Untuk angka 7, hitung dengan jari pada tangan kanan, karena hanya ada 5 jari tangan kita, maka untuk angka ke-6 dan 7 lipat 2 jari. Jadi, kondisinya 2 jadi terlipat dan 3 jari terbuka. 2.) Untuk angka 8, hitung dengan jari pada tangan kiri, karena hanya ada 5 jari tangan kita, maka untuk angka ke-6, 7 dan 8 lipat 3 jari. Jadi, kondisinya 3 jari terlipat dan 2 jari terbuka. 3.) Untuk jari yang terlipat menunjukan angka puluhan dan yang tidak sebagai satuan. 4.) Untuk jari yang terlipat jumlahkan, untuk contoh diatas -> 2 + 3 =5, karena angka puluhan maka menjadi 50. 5.) Untuk jari yang terbuka kalikan, untuk contoh diatas -> 3x2 =6, karena angka satuan maka hasilnya tetap 6 6.) Jumlahkan langkah 3 dan 4 maka -> 50+6 =56. Coba praktikan dengan angka yang lain, semoga membantu. Untuk diingat : - Cara diatas bisa dipraktikan dari perkalian 5 keatas. - Anda harus hapal perkalian dari angka 1 s/d 5

JURUS AJAIB PERKALIAN

Senang sekali bila menemukan buku yang sangat bermanfaat untuk anak kita. Buku tipis murah meriah seharga 28.000 rupiah ini berjudul “Cara Genius Menguasai Tabel Perkalian” oleh Adi W. Gunawan. Di dalamnya dipaparkan metode menghafal yang genius, metode belajar perkalian cepat dan mudah dipahami dan banyak lagi. Tapi yang ingin saya bagi pada anda kali ini adalah tiga metode jari ajaib, yang membuat anak merasa gembira saat mempelajarinya. Anak pertama saya duduk di kelas Dua SD dan pada semester kedua ini dia sedang mempelajari perkalian dan pembagian. Jurus 1 Jari Ajaib Untuk perkalian 9 ( 1×9 sampai 10×9 ) 1. Buka ke dua tangan anda, mulai dari jari kelingking kiri adalah 1 hingga jari kelingking kanan adalah 10. 2. Misalnya kita ingin menghitung 3×9; maka lipat jari nomor 3 dari kiri (jari tengah tangan kiri) 3. Jari no 3. Ini yang kita lipat, berfungsi sebagai pemisah antara puluhan dan satuan. Dari jari tangan yang kita peragakan tersebut artinya di sebelah kiri jari yang dilipat ada 2 jari, yang mewakili angka 20. Sedangkan di sebelah kanan jari yang dilipat ada tujuh jari, mewakili angka 7. Berarti 2 puluhan dan 7 satuan, sama dengan 27. Jadi 3×9 = 27 4. Cobalah dengan contoh lain misalnya 6×9 atau 9×9, ingat dihitungnya dari jari kelingking tangan kiri ya … Jurus 2 Jari Ajaib Untuk perkalian 5 ( 1×5 sampai 10×5 ) 1. Buka ke dua tangan anda, mulai dari jari kelingking kiri adalah 1 hingga jari kelingking kanan adalah 10. 2. Buat irama atau lagu untuk anak. Katakan 5, 10, 15,20, 25, 30, 35, 40, 45, 50. Prinsipnya adalah melompat bilangan 5. 3. Sekarang minta anak dengan menunjuk jari kelingking kiri (jari no. 1) sambil berkata 5. Tunjuk jari no. 2 dengan berkata 10. Tunjuk jari no.3 dengan berkata 15 dan seterusnya sampai jari ke 10 dengan berkata 50. 4. Bila sudah hafal dengan jari dan iramanya, coba test anak dengan menunjuk jari no. 6 misalnya, maka dia otomatis akan menjawab 30. Jurus 3 Jari Ajaib Untuk perkalian 6, 7 dan 8 1. Gunakan semua jari anda di kaki dan tangan. Jari kaki mewakili 1 sampai 5 kemudian tangan kiri mulai jempol kiri mewakili no. 6 sampai kelingking kiri mewakili 10. Demikian pula kaki kanan dan tangan kanan, mulai jempol kanan mewakili 6 sampai kelingking kanan mewakili 10. 2. Misalnya kita ingin mendapatkan hasil dari perkalian 6×7, maka lipat jempol kiri untuk mewakili 6, dan lipat jempol dan telunjuk kanan untuk mewakili 7. 3. Perhatikan jari yang dilipat. Setiap jari yang dilipat mewakili angka 10. Pada contoh yang kita gunakan ada 3 jari yang dilipat berarti 30. 4. Selanjutnya hitung jari yang tidak dilipat. Jari di kiri ada 4, sedangkan jari di kanan ada 3. Kalikan kedua angka tersebut yaitu 4×3 = 12 5. Terakhir menjumlahkan angka 30 di langkah c dan angka 12 di langkah d, 30 + 12 = 42 6. Lakukan lagi latihan dengan contoh lain misalnya 7×8 atau 6×5 dan seterusnya Dengan ke 3 jurus di atas, belajar perkalian semakin mudah dan mengasyikan untuk buah hati anda. Selamat mencoba …